Senin, 11 November 2013

Penyusunan Anggaran Dalam Matkul Sistem Pengendalian Manajemen

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Penulisan paper ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyusunan penganggaran yang baik. Karena persaingan usaha yang semakin ketat dewasa ini menuntut perusahaan untuk beroperasi seefektif dan seefesien mungkin. Agar dapat menjalankan dan mengoperasikan organisasi yang besar dan komplek secara efesien maka pihak manajemen membutuhkan berbagai informasi yang diperlukan sehubungan dengan aktivitas operasi perusahaan. Pengendalian manajemen adalah bagian dari siklus kejadian yang berkesinambungan.
Dengan adanya anggaran kita dapat mengestimasi kinerja yang hendak dicapai selama periode waktu tertentu yang dapat dinyatakan dalam ukuran finansial.
Sedangkan penganggaran itu sendiri adalah proses atau metode yang digunakan dalam menentukan atau mempersiapkan anggaran tersebut. Perencanaan dalam menyiapkan anggaran sangatlah penting. Bagaimanapun juga jelas mengungkapkan apa yang akan dilakukan dimasa mendatang. Pemikiran strategis disetiap organisasi adalah proses dimana manajemen berfikir tentang pengintegrasian aktivitas organisasional ke arah tujuan yang beroerientasi kesasaran masa mendatang. Semakin bergejolak lingkungan pasar, teknologi atau ekonomi eksternal, manajemen akan didorong untuk menyusun stategi. Pemikiran strategis manajemen, direalisasi dalam berbagai perencanaan, dan proses integrasi keseluruhan ini didukung prosedur penganggaran organisasi.
Dengan adanya anggaran kita bisa merencanakan kebutuhan sehari-hari, kebutuhan jangka panjang, pembelanjaan, dan pengeluaran-pengeluaran lainnya agar kebutuhan tersebut dapat digunakan secara efesien dan optimal. Selain itu dengan adanya anggaran kita dapat merencanakan suatu kegiatan yang dinyatakan dalam ukuran keuangan, serta mengidentifikasi sumber daya dan komitmen yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan organisasi selama periode dianggarkan. Penganggaran mempunyai peran penting dalam perencanaan, pengendalian, dan pembuatan keputusan. Anggaran juga untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi.
Maka untuk melakukan penyusunan pengagngaran yang baik yang dapat membantu perusahaan memakai sumberdaya yang dimiliki secara efesien dan efektif akan dibahas pada paper yang telah kami buat ini agar penyusunan anggaran dan efektivitasnya dalam peningkatan kinerja dapat berguna secara optimal. Anggaran adalah salah satu alat utama dalam pengendalian dan juga alat untuk mengukur sejauh mana performance setiap manajer. Selain itu anggaran dapat dijadikan alat untuk menyelaraskan dan mengkoordinasikan serta mendelegasikan wewenang atasan kepada bawahan.
Atau dengan kata lain anggaran adalah alat yang digunakan untuk mengatur orang-orang yang berada dalam perusahaan. Maka dari itu penyusunan pengganggaran sangat penting dipelajari sebagai salah satu alat utama yang digunakan dalam sistem pengendalian manajemen.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dalam latar belakang masalah, berikut ini adalah Rumusan Masalah yang akan dibahas dalam Paper ini:
1. Apa itu anggaran?
2. Apa saja yang menjadi tujuan dan manfaat anggaran?
3. Apa saja fungsi dan macam-macam anggaran?
4. Apa yang menjadi hakikat suatu anggaran?
5. Bagaimana proses penyusunan anggaran?
6. Apa saja Aspek perilaku dalam anggaran?
7. Apa saja teknik - teknik kuantitatif dalam anggaran?









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Anggaran

Anggaran (budget) adalah suatu rencana keuangan periodik yang disusun berdasarkan program-program yang telah disahkan.
Anggaran (budget) merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang untuk jangka waktu tertentu.
Anggaran merupakan alat manajemen dalam mencapai tujuan. Jadi anggaran bukan tujuan dan tidak dapat menggantikan manajemen.
Dalam penyusunan anggaran perlu dipertimbangkan faktor-faktor berikut ini:
a. Pengetahuan tentang tujuan dan kebijaksanaan umum perusahaan.
b. Data-data waktu yang lalu.
c. Kemungkinan perkembangan kondisi ekonomi.
d. Pengetahuan tentang taktik, strategi pesaing, dan gerak-gerik pesaing.
e. Kemungkinan adanya perubahan kebijaksanaan pemerintah.
f. Penelitian untuk pengembangan perusahaan.

Dalam penyusunan anggaran perlu diperhatikan perilaku para pelaksana anggaran dengan cara mempertimbangkan, hal-hal berikut ini:
a. Anggaran harus dibuat serealitas mungkin, secermat mungkin sehingga tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Anggaran yang dibuat terlalu rendah tidak menggambarkan kedinamisan, sedangkan anggaran yang dibuat terlalu tinggi hanyalah angan-angan.
b. Untuk memotivasi manajer pelaksana diperlukan partisipasi top management (direksi).
c. Anggaran yang dibuat harus mencerminkan keadilan, sehingga pelaksana tidak merasa tertekan, tetapi termotivasi.
d. Untuk membuat laporan realisasi anggaran diperlukan laporan yang akurat dan tepat waktu, sehingga apabila terjadi penyimpangan yang merugikan dapat segera diantisipasi terlebih dini.

Anggaran yang dibuat akan mengalami kegagalan bila hal-hal berikut ini tidak diperhatikan:
a. Pembuat anggaran tidak cakap, tidak mampu berpikir ke depan tidak memiliki wawasan yang luas.
b. Kekuasaan membuat anggaran tidak tegas.
c. Pelaksana tidak cakap.
d. Tidak didukung oleh masyarakat.
e. Dana tidak cukup.

Anggaran memang berkaitan secara unik dengan system akuntansi perusahaan dalam hal-hal:
a. Komponen keuangan dari suatu anggaran yang umumnya disusun dalam suatu format akuntansi.
b. Anggaran perusahaan mempunyai kaitan erat dengan akuntansi manajemen, yaitu berupa akuntansi harga pokok standar, akuntansi harga pokok variabel.
c. Akuntansi keuangan mencatat transaksi waktu yang lalu, sedangkan anggaran perusahaan mencatat transaksi waktu akan datang.
d. Untuk memperbandingkan anggaran dengan realisasi diperlukan data yang dihasilkan olek akuntansi keuangan.
e. Akuntansi keuangan memberikan input-input data historis yang relevan terutama untuk tujuan-tujuan analisis dalam pengembangan anggaran perusahaan.

2.2Tujuan dan Manfaat Anggaran

2.2.1 Tujuan Penyusunan Anggaran
Ada beberapa tujuan disusunnya anggaran, antara lain:
a. Untuk digunakan sebagai landasan yuridis formal dalam memilih sumber dan penggunaan data.
b. Untuk mengadakan pembatasan jumlah dana yang dicari dan digunakan.
c. Untuk merinci jenis sumber dana yang dicari maupun jenis penggunaan dana, sehingga dapat mempermudah pengawasan.
d. Untuk merasionalkan sumber dan penggunaan dana agar dapat mencapai hasil yang maksimal.
e. Untuk menyempurnakan rencana yang telah disusun, karena dengan anggaran lebih jelas dan nyata terlihat.
f. Untuk menampung dan menganalisa serta memutuskan setiap usulan yang berkaitan dengan keuangan.
2.2.2 Manfaat dan Kelemahan Anggaran
Anggaran mempunyai banyak manfaat, antara lain:
a. Segala kegiatan dapat terarah pada pencapaian tujuan bersama.
b. Dapat digunakan sebagai alat menilai kelebihan dan kekurangan pegawai.
c. Dapat memotivasi pegawai.
d. Menimbulkan tanggung jawab tertentu pada pegawai.
e. Menghindari pemborosan dan pembayaran yang kurang perlu.
f. Sumber daya, seperti: tenaga kerja, peralatan, dan dana dapat dimanfaatkan seefesien mungkin.
g. Alat pendidikan bagi para manajer.

Anggaran disamping mempunyai banyak manfaat, namun anggaran juga mempunyai beberapa kelemahan, antara lain:
a. Anggaran dibuat berdasarkan taksiran dan anggapan, sehingga mengandung unsur ketidakpastian.
b. Menyusun anggaran yang cermat memerlukan waktu , uang, dan tenaga yang tidak sedikit, sehingga tidak semua perusahaan mampu menyusun anggaran secara lengkap (komprehensif) dan akurat.
c. Bagi pihak yang merasa dipaksa untuk melaksanakan anggaran dapat mengakibatkan mereka mengerutu dan menentang, sehingga anggaran tidak efektif.

2.3 Fungsi dan Macam-Macam Anggaran

2.3.1 Fungsi dari Anggaran.
1. Fungsi Perencanaan; Anggaran merupakan alat perencanaan tertulis menuntut pemikiran yang teliti dan akan memberikan gambaran yang lebih nyata/jelas dalam unit dan uang.
2. Fungsi Pelaksanaan; Anggaran merupakan pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara selaras dalam mencapai tujuan (laba).
3. Fungsi Pengawasan; Anggaran merupakan alat pengawasan (controlling). Pengawasan berarti mengevaluasi (menilai) terhadap pelaksanaan pekerjaan, dengan cara:
a. Memperbandingkan realisasi dengan rencana (anggaran).
b. Melakukan tindakan perbaikan apabila dipandang perlu (apabila terdapat penyimpangan yang merugikan).

Adapun fungsi lain dari anggaran selain disebutkan diatas, anggaran mempunyai 4 prinsip tujuan yaitu:

Menyelaraskan dengan rencana Stratejik. Perencanaan stratejik mempunyai karakteristik sebagai berikut: dipersiapan pada awal tahun, dikembangkan berdasarkan informasi terbaik yang tersedia pada saat itu, persiapannya melibatkan beberapa manajer dan dinyatakan dalam tahapan yang lebih luas. Anggaran yang telah selesai sebelum permulaan tahun anggaran , menyediakan peluang untuk menggunakan informasi akhir yang tersedia dan didasarkan pada judgment peramalan disemua level dalam organisasi.

Koordinasi. Setiap manajer pusat pertanggungjawaban dalam organisasi berpartisipasi dalam penyusunan anggaran. Selanjutnya, tatkala staf mengumpulkan “berbagai potongan” anggaran menjadi suatu anggaran induk, maka inkonsistensi ini adalah adanya kemungkinan bahwa berbagai rencana produksi organisasi tidak selaras dengan volumepenjualan yang dianggarkan, baik secara total maupun menurut lini produksi tertentu.

Penetapan Tanggung Jawab. Anggaran yang telah disetujui seyogyanya mempertegas tanggung jawab setiap manajer terkait. Anggaran tersebut juga mengotorisasi para manajer pusat pertanggungjawaban guna membelanjakan sejumlah dana tertentu sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya tanpa perlu persetujuan dari pejabat yang lebih tinggi.

Dasar untuk Evaluasi Kinerja. Anggaran mencerminkan suatu komitmen dari pembuatan -nya dengan atasannya. Oleh karena itu, anggaran menjadi tolak ukur (bencmark) di mana kinerja aktual kelak akan dibandingkan terhadapnya. Komitmen dapat berubah bila asumsi-asumsi yang mendasarinya juga berubah, namun demikian, anggaran merupakan titik awal yang paling baik dalam menilai kinerja.

2.3.2 Macam-Macam dari Anggaran.
1. Menurut dasar penyusunan, anggaran terdiri dari:
a. Anggaran Variabel, yaitu anggaran yang disusun berdasarkan interval (Kisar) kapasitas (aktivitas) tertentu dan pada intinya merupakan suatu seri anggaran yang dapat disesuaikan pada tingkat-tingkat aktivitas (kegiatan) yang berbeda.
b. Anggaran Tetap,yaitu anggaran yang disusun berdasarkan suatu tingkat kapasitas tertentu.
2. Menurut cara penyusunan, anggaran terdiri dari:
a. Anggaran Periodik, adalah anggaran yang disusun untuk satu periode tertentu, pada umumnya periodenya satu tahun yang disusun setiap akhir periode anggaran.
b. Anggaran Kontinu, adalah anggaran yang dibuat untuk mengadakan perbaikan anggaran yang pernah dibuat.
3. Menurut jangka waktunya, anggaran terdiri dari:
a. Anggaran Jangka Pendek (anggaran taktis), adalah anggaran yang dibuat dengan jangka waktu paling lama sampai satu tahun.
b. Anggaran Jangka Panjang (anggaran strategis), adalah anggaran yang dibuat dengan jangka waktu lebih dari satu tahun. Anggaran untuk keperluan investasi barang modal merupakan anggaran jangka panjang yang disebut anggaran modal (capital budget).
4. Menurut bidangnya, anggaran terdiri dari:
a. Anggaran Operasional, adalah anggaran untuk menyusun anggaran laporan rugi laba. Anggaran ini terdiri dari anggaran penjualan; anggaran biaya pabrik yang terdiri dari anggaran biaya bahan baku, anggaran biaya tenaga kerja langsung, anggaran biaya overhead pabrik; anggaran beban usaha; anggaran laporan rugi laba.
b. Anggaran Keuangan, adalah anggaran untuk menyusun anggaran neraca. Anggaran ini terdiri dari anggaran kas, anggaran piutang, anggaran persediaan, anggaran utang, anggaran neraca.
5. Menurut kemampuannya, anggaran terdiri dari:
a. Anggaran Komperehensif, merupakan rangkaian dari berbagai macam anggaran yang disusun secara lengkap.
b. Anggaran Partial, adalah anggaran yang disusun tidak secara lengkap , anggaran yang hanya menyusun bagian anggaran tertentu saja.
6. Menurut fungsinya, anggaran terdiri dari:
a. Appropriation budget, adalah anggaran yang diperuntukkan bagi tujuan tertentu dan tidak boleh digunakan untuk manfaat lain.
b. Performance budget, adalah anggaran yang disusun berdasarkan fungsi aktivitas yang dilakukan dalam perusahaan untuk menilai apakah biaya / beban yang dikeluarkan oleh masing-masing aktivitas tidak melampaui batas.

2.4 Hakikat Suatu Anggaran

Anggaran merupakan bagian yang penting untuk perencanaan efektif jangka pendek dan kontrol dalam organisasi. Penyelenggaraan anggaran biasanya meliputi waktu satu tahun dan menyatakan pemasukan dan pengeluaran selama satu tahun itu.
Anggaran mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Anggaran memperkirakan keuntungan yang potensial dari unit perusahaan.
2. Dinyatakan dalam istilah moneter, walaupun jumlah moneter mungkin didukung dengan jumlah non-moneter.
3. Biasanya meliputi waktu selama satu tahun.
4. Merupakan perjanjian manajemen, bahwa manajer setuju untuk bertanggung jawab untuk pencapaian tujuan dari anggaran.
5. Usulan anggaran diperiksa dan disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pembuatan anggaran.
6. Sekali disetujui, anggaran hanya dapat diubah dalam kondisi tertentu.
7. Secara berkala kinerja keuangan actual dibandingkan dengan anggaran dan perbedaannya dianalisis dan dijelaskan.





Proses persiapan anggaran harus dibedakan dari Strategi Perencanaan dan Peramalan.

Kaitannya dengan Perencanaan Stratejik
Perencanaan Stratejik adalah proses menentukan hakikat dan ukuran dari beberapa program yang harus dijalankan dalam mengimplementasikan berbagai strategi organisasi. Baik perencanaan stratejik dan anggaran melibatkan perencanaan, namun kedua jenis kegiatan perencanaan tersebut berbeda dalam prosesnya. Proses pembuatan anggaran difokuskan pada satu tahun, sedangkan perencanaan strategi difokuskan pada kegiatan yang diperluas pada periode beberapa tahun.
Perbedaan lain antara rencana stratejik dan anggaran adalah bahwa rencana stratejik terstruktur melalui pusat tanggung jawab.

Perbedaan terhadap Kegiatan Peramalan
Bertentangan dengan anggaran, peramalan mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Peramalan dapat atau tidak dinyatakan dalam istilah moneter.
2. Dapat dilakukan setiap waktu.
3. Peramal tidak menerima tanggung jawab akan hasil dari ramalannya.
4. Peramalan biasanya tidak disetujui oleh kekuasaan yang lebih tinggi.
5. Peramalan diperbaharui secepatnya informasi baru menunjukkan adanya perubahan kondisi.
6. Berbagai varian dalam peramalan tidak dianalisis secara formal ataupun berkala.

Contoh dari peramalan adalah yang dibuat oleh bendahara kantor untuk membantu perencanaan keuangan. Peramalan tersebut termasuk dalam penentuan pendapatan, beban dan item lain yang mempengaruhi arus kas. Bendaharawan, bagaimanapun juga, tidak bertanggung jawab dalam penjualan, pengeluaran atau item lain yang berkaitan dengan peramalan. Peramalan keuangan tidak jelas oleh manajemen puncak; dapat berubah dalam waktu seminggu atau harian, tanpa persetujuan dari pejabat tinggi; dan biasanya perbedaan antara kenyataan dan peramalan tidak analisis.




Isi dari Anggaran Operasi

Rencana Stratejik
Operasi Anggaran
Anggaran Modal
Pendapatan dan pengeluaran untuk tiap program penting

Tidak perlu bagi pusat pertanggung jawaban
Tidak banyak detail seperti dalam Anggaran Operasi







Sebagian besar biaya bersifat variabel



Untuk beberapa tahun


Rekonsiliasi jumlah total terhadap anggaran operasi
Untuk organisasi secara keseluruhan dan untuk tiap unit bisnis
Dibedakan pusat pertanggung jawaban khususnya meliputi:
· Pendapatan
· Biaya produksi dan penjualan
· Biaya pemasaran
· Biaya logistik (kadang kala)
· Umum dan administratif
· Penelitian dan pengembangan
· Pajak penghasilan
· Pendapatan bersih
Biaya berupa:
Biaya fleksibel
Biaya kebijakan
Biaya yang sudah disepakati (comitted)
Untuk waktu satu tahun yang dibagi perbulan atau kuartalan

Rekonsiliasi jumlah total terhadap stratejik (kecuali untuk yang telah direvisi)
Masing-masing proyek modal yang utama didaftarkan secara terpisah






















Total pengeluaran proyek per tiga bulan
Ramalan Kas Anggaran Neraca




Dari tampilan diatas menunjukkan isi dari anggaran operasi dan perbedaannya dengan tipe lain dari dokumen perencanaan; rencana stratejik; dan anggaran modal, anggaran kas dan anggaran neraca. Jumlahnya adalah jumlah dolar yang direncanakan pada tahun itu, bersamaan dengan jumlah kuantitatif.

Kategori Anggaran Operasi

Dalam organisasi yang lebih kecil, terutama yang tidak mempunyai unit bisnis, keseluruhan anggaran mungkin cukup satu halaman saja. Dalam organisasi yang lebih besar, ada halaman ringkasan, dan halaman lain yang berisi detail bisnis unit , plus penelitian dan pengembangan, dan pengeluaran umum administratif. Item pendapatan disusun pertama, karena itu merupakan item pertama dalam laporan pendapatan dan juga karena jumlah anggaran pendapatan mempegaruhi jumlah banyak item lainnya.


2.5 Proses Penyusunan Anggaran

2.5.1 Organisasi
Departemen Anggaran. Departemen anggaran, yang biasanya melaporkann kepada pengawas perusahaan, menyusun arus informasi dari sistem pengontrolan anggaran. Departemen anggaran melakukan beberapa fungsi berikut ini :
1. Mengeluarkan bentuk dan prosedur untuk persiapan anggaran.
2. Mengkoordinasi dan mengeluarkan perkiraan dasar ke seluruh perusahaan yang akan menjadi dasar bagi anggaran.
3. Memastikan bahwa informasi disampaikan dengan baik antar unit perusahaan yang terkait.
4. Menganalisis anggaran yang diajukan dan mengajukan usulan, pertama kepada pembuat anggaran dan kemudian pada senior manajemen.
5. Menyusun proses pembuatan perbaikan anggaran selama tahun tersebut.
6. Mengkoordinasi pekerjaan dari departemen anggaran eselon yang lebih rendah.
7. Menganalisis laporan pekerjaan terhadap anggaran, mengartikan hasilnya dan menyiapkan ringkasan untuk senior manajemen.

Panitia Anggaran. Panitia anggaran terdiri dari anggota senior manajemen, seperti kepala bagian eksekutif, kepala bagian operasi dan kepala bagian keuangan. Panitia anggaran melakukan peranaan yang penting. Mereka menilai dan juga menyetujui dan menyesuaikan tiap anggaran. Dalam perusahaan yang besar, panitia anggaran mungkin hanya sampai pada pejabat pelaksana senior yang menilai anggaran untuk unit bisnis atau group anak perusahaan.


2.5.2 Pengeluaran Garis Pedoman
Jika sebuah perusahaan mempunyai proses strategi perencanaan, tahun pertamanya adalah permulaan dari proses persiapan anggaran, manajer harus memikirkan masa depan sesuai dengan usulan sebagai dasar persiapan anggaran.
Tidak seperti persiapan anggaran, perkembangan dari strategi perencanaan biasanya tidak melibatkan tanggung jawab manajer tingkat rendah. Walaupun ada atau tidak ada strategi rencana, langkah pertama dalam proses persiapan anggaran adalah untuk mengembangkan garis pedoman yang memerintah persiapan anggaran, untuk disebarkan kepada semua manajer.

2.5.3 Awal Proposal Anggaran
Menggunakan garis pedoman, tanggung jawab manajer, dibantu dengan staf mereka, mengembangkan permintaan anggaran. Karena sebagian besar tanggung jawab akan memulai anggaran tahunan dengan fasilitas yang sama, personel dan sumber lain yang mereka miliki pada saat ini, anggaran ini didasarkan pada level-level yang ada, yang kemudian diubah agar sesuai dengan garis pedoman. Perubahan dari level awal pekerjaan dapat diklasifikasikan sebagai berikut (a) perubahan dalam kekuatan eksternal dan (b) perubahan dalam kebijakan dan pelaksanaan internal. Yang termasuk di dalamnya adalah, tetapi tidak dibatasi, adalah sebagai berikut :
1. Perubahan dalam Kekuatan Eksternal
a. Perubahan dalam level umum kegiatan ekonomi sebagai sebuah pengaruh terhadap volume penjualan.
b. Perubahan yang diharapkan pembelian bahan dan pelayanan.
c. Perubahan yang diharapkan dalam upah buruh.
d. Perubahan yang diharapkan dalam biaya kegiatan bebas.
e. Perubahan dalam harga penjualan

2. Perubahan dalam Kebijakan dan Pelaksanaan Internal
a. Perubahan dalam biaya produksi, menggambarkan peralatan dan metode baru.
b. Perubahan dalam biaya bebas, berdasarkan antisipasi perubahan dalam pekerjaan..
c. Perubahan dalam pasar saham dan produksi campuran.
2.5.4 Negosiasi
Pembuatan anggaran membahas anggaran yang diajukan dengan atasannya. Ini pusat kegiatan dari proses. Atasan cenderung menilai validitas dari tiap penyesuaian. Biasanya, pertimbangan yang mempengaruhi pelaksanaan anggaran tahunan merupakan perkembangan dari pelaksanaan dari tahun sebelumnya. Atasan mengenali bahwa ia akan menjadi pembuat anggaran pada level selanjutnya dalam proses pembuatan anggaran dan karena itu harus mempertahankan anggaran yang telah disetujui.

2.5.5 Pemeriksaan dan Persetujuan
Anggaran yang diajukan melalui beberapa level dalam organisasi. Sewaktu mereka mencapai puncak unit perusahaan, analis menaruh potongan menjadi satu dan memeriksa totalnya. Secara terpisah, analis mempelajari konsistensi. Secara terpisah, pemeriksaan akan mempertanyaakn apakah anggaran akan menghasilkan keuntungan yang memuaskan. Jika tidak, akan dikirm kembali untuk dikerjakan ulang.
Persetujuan terakhir disarankan oleh panitia anggaran kepada kepala eksekutif. CEO juga memasukkan anggaran yang telah disetujui kepada dewan direksi untuk disahkan. Hal ini terjadi pada bulan Desember, tepat sebelum anggaran tahunan dimulai.

2.5.6 Perbaikan Anggaran
Ada dua tipe umum perbaikan anggaran :
1. Prosedur yang dipersiapkan secara sistematis (tiap triwulan) memperbaharui anggaran.
Memperbaharui tentunya memerlukan kerja ekstra. Kurang lebih, perusahaan besar Jepang menganggap hal ini berharga. Mereka mempersiapkan anggaran untuk setahun, tetapi hanya 6 bulan pertama dari anggaran ini yang disetujui oleh manajemen senior. Anggaran 6 bulan kedua diperbaiki dan disetujui sebelum waktunya dimulai.
2. Prosedur yang mengizinkan membuat perbaikan dalam keadaan tertentu.
Jika perbaikan anggaran terbatas hanya pada situasi tertentu, perbaikan seperti itu harus selalu diperiksa. Secara umum, izin untuk memperbaiki sulit untuk didapat. Perbaikan anggaran harus dibatasi pada kemungkinan dimana anggaran yang disetujui sangat tidak relistis sehingga tidak lagi sebagai alat kontrol yang berguna.
2.5.7 Anggaran Kontinjensi
Beberapa perusahaan mempersiapkan anggaran kebetulan yang menandakan bahwa manajemen perlu mengambil tindakan jika ada penurunan dalam volume penjualan yang telah diantisipasi dalam perkembangan anggaran. Anggaran kebetulan menyediakan jalan yang lebih cepat untuk mengubah kondisi jika situasinya telah tiba. Jika volume penjualan turun 20%, manajer unit bisnis dapat memutuskan sendiri, sesuai dengan keputusan pembuatan anggaran kebetulan, tindakan harus dilakukan.

2.6 Aspek Perilaku

2.6.1 Partisipasi dalam Proses Pembuatan Anggaran
Proses anggaran ada dua baik dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas. Dengan anggaran dari atas ke bawah, manajemen senior membuat anggaran untuk level yang lebih rendah. Dengan anggaran dari bawah ke atas, manajer tingkat rendah berpartisipasi dalam menentukan besarnya anggaran.
Sebenarnya proses persiapan anggaran yang efektif adalah menggabungkan kedua pendekatan tersebut. Pembuatan anggaran mempersiapkan draft pertama dari anggaran untuk pembagian daerah tanggung jawab, yang merupakan dari bawah ke atas, tetapi mereka melakukannya dengan garis panduan yang dibuat oleh atasan, yang merupakan dari atas ke bawah. Manajer senior memeriksa dan mengkritik anggaran yang diusulkan. Proses persetujuan yang keras membantu memastikan pembuat anggaran tidak bermain-main dengan sistem anggaran. Proses pemeriksaan, kurang lebih, harus dirasakan adil;jika atasan mengubah jumlah anggaran, dia harus meyakinkan pembuat anggaran bahwa hal itu masuk akal.
Penelitian telah menunjukkan bahwa partisipasi anggaran (proses dimana pembuat anggaran ikut terlibat dan mempunyai pengaruh dalam penentuan besar anggaran) mempunyai efek yang positif dari motivasi manajemen untuk 2 alasan :
1. Ada penerimaan yang lebih besar dari tujuan anggaran jika mereka merasa berada dalam kontrol manajer, dibandingkan dengan ada paksaan dari luar.
2. Hasil partisipasi pembuatan anggaran adalah pertukaran informasi yang efektif.


2.6.2 Derajat Kesulitan dari Target Anggaran
Ada beberapa alasan mengapa manajemen senior menyetujui pencapaian anggaran unit bisnis :
1. Jika target anggaran terlampau sulit, manajer termotivasi untuk mengambil tindakan jangka pendek yang tidak terdapat dalam kepentingan jangka panjang.
2. Target anggaran yang mudah dicapai mengurangi motivasi para manajer untuk menggunakan manipulasi data.
3. Jika anggaran keuntungan dari unit bisnis menyediakan target yang mudah dicapai, senior manajemen pada saatnya menyingkap target keuntungan untuk analisis keamanan, pemegang saham dan faktor eksternal lainnya dengan harapan untuk menjadi benar.
4. Keuntungan anggaran yang biasanya sulit dicapai biasanya terdapat pada seluruh target penjualan yang optimis.
5. Pada saat manajer unit bisnis dapat mencapai dan melebihkan target mereka, ada suasana kemenangan dan sikap positif dalam perusahaan.

2.6.3 Keterlibatan Manajemen Senior
Keterlibatan manajemen senior penting agar setiap sistem anggaran efektif dalam memotivasi pembuat anggaran. Manajemen harus berpartisipasi dalam memeriksa dan menyetujui anggaran, dan persetujuan tidak hanya sebagai stempel. Tanpa partisipasi aktif mereka dalam proses persetujuan, akan ada godaan besar untuk pembuat anggaran untuk “bermain” dengan sistem–dimana, beberapa manajer akan dengan mudah memasukkan anggaran atau anggaran yang berisi pinjaman yang berlebihan untuk kemungkinan yang ada.

2.6.4 Departemen Anggaran
Departemen anggaran mempunyai kesulitan tertentu dalam masalah tingkah laku. Hal itu harus dapat menganalisis anggaran secara detail, dan harus yakin bahwa anggaran dipersiapkan dengan baik dan informasi yang ada akurat. Untuk mencapai tugas ini, departemen anggaran kadang harus bertindak dengan jalan dimana manajer merasa terancam atau dimusuhi.



2.7 Teknik – Teknik Kuantitatif

2.7.1 Simulasi
Simulasi adalah metode yang membuat model dari situasi yang sebenarnya dan memanipulasi model ini dengan jalan tertentu untuk menggambarkan beberapa kesimpulan tentang situasi yang sebenarnya. Persiapan dan pemeriksaan anggaran adalah proses simulasi. Dengan simulasi komputer, manajemen senior dapat menanyakan apa efek dari beberapa tipe perubahan yang berbeda dan akan mendapatkan jawabannya seketika.

2.7.2 Perkiraan Probabilitas,
Tiap angka dalam anggaran adalah poin perkiraan yang mana, jumlah tunggal “yang paling sering”. Sebagai contoh, perkiraan penjualan dinyatakan dalam angka tertentu per unit dari tiap tipe produk yang akan dijual. Poin perkiraan sangat penting untuk tujuan pengontrolan. Untuk tujuan perencanaan, bagaimanapun juga, jarak probabilitas yang keluar mungkin dapat lebih menolong. Setelah anggaran disetujui, hal itu mungkin dengan model komputer untuk menggantikan distribusi probabilitas untuk tiap poin perkiraan. Model ini kemudian dijalankan beberapa kali, dan distribusi probabilitas dari keuntungan yang diharapkan dapat membantu dan dikalkulasikan untuk tujuan perencanaan. Ini disebut proses Monte Carlo.













BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Suatu anggaran adalah merupakan suatu rencana keuangan periodic yang disusun bedasarkan program-program yang telah disahkan, bisa juga diartikan anggaran adalah rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang dalam jangka waktu tertentu.
Anggaran dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai landasan yuridis formal, menggandakan pembatas jumlah dana, merinci jenis sumber dana dan jenis penggunaan dana yang dicari, merasionalkan sumber dan penggunaan dana, menyempurnakan rencana yang telah disusun dan menampung, menganalisa serta memutuskan setiap usulan yang berkaitan dengan keuangan. Manfaat yang di punya pun beragam untuk mencapai tujuan yang sudah disususn besama, sebagai alat menilai motivasi, kelebihan dan kekurangan serta tanggung jawab pegawai, dan alat pendidik bagi para manajer. Memang anggaran mempunyai mamfaat tapi tidak menutup kemungkinan anggaran juga mempunyai kelemahan.
Anggaran mempunyai fungsi sebagai fungsi perencanaan, fungsi pelaksanaan, dan fungsi pengawasan dimana semua fungsi tersebut dimanfaatkan uintuk mencapai tujuan dan apa yang telah diharapkan dari penyusunan anggaran tersebut, sehingga berjalan baik sesuai apa yang telah diharapkan.Anggaran terdiri darim berbagai macam diantaranya anggaran menurut dasar penyusunan, cara penyusunan, jangka waktunya, bidang anggaran, badasarakan kemampuan anggaran, dan menurut fungsinya dimana semua macam anggaran ini dibagi jadi beberapa lagi.
Perencanaan stratejik digunakan untuk menentukan hakikat dan ukuran dari beberapa program yang harus dijalankan untuk mengimplementasikan berbagai strategi organisasi. Peramalan dinyatakan dalam istilah moneter dan dilakukan setiap waktu agar apa yang sudah diramalkan dapat diperbaharui secepatnya.
Tahapan penyusunan anggaran di dalam organisasi terdiri dari departemen anggaran yang biasanya melaporkan kepada pengawasan perusahaan yang terdiri dari panitia anggaran yang bertugas menyetujui dan menyesuaikan tiap anggaran, selanjutnya pengeluaran garis pedoman, awal proposal anggaran, negosiasi, pemeriksaan dan persetujuan , perbaikan anggaran serta anggaran kontinjensi.
Aspek perilaku dalam anggaran ada partisipasi dalam proses pembuatan anggaran, derajat kesulitan dari target anggaran, keterlibatan manajemen senior, dan departemen anggaran.
Teknik-teknik kuantitatif dalam anggaran ada simulasi yaitu model dari situasi yang sebenarnya dan manipulasi model ini dengan jalan tertentu, selain simulasi ada perkiraan probabilitas yang dimana tipa angka dalam anggaran adalah poin perkiraan yang mana, jumlah tunggal yang paling sering.
Pada hakikatnya suatu anggaran itu merupakan bagian yang sangat penting untuk perencanaan efektif jangka pendek dan control dalam organisasi. Dengan adanya suatu anggaran maka setiap perusahaan dapat mengestimasikan kinerja yang hendak di capai selama jangka waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran keuangan,mengidentifikasi sumber daya dan komitmen, dan pengangaran berperan penting dalam perencanaan, pengendalian, dan untuk pembuatan serta pengambilan keputusan.


DAFTAR PUSTAKA


Anthony, Robert. N dan Vijay Govindarajan . 2005 . Management Control System . Jakarta : Salemba Empat
Nafarin, Muhammad . 2000 . Penganggaran Perusahaan . Jakarta : Salemba Empat



Minggu, 16 Juni 2013

Cara Kerja Token Mandiri Internet

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di perbankan nasional relatif lebih maju dibandingkan sektor lainnya. Berbagai jenis teknologi diantaranya meliputi Automated Teller Machine, Banking Application System, Real Time Gross Settlement System, Sistem Kliring Elektronik, dan internet banking.
Electronic banking mencakup wilayah yang luas dari teknologi yang berkembang pesat. Beberapa diantaranya terkait dengan layanan perbankan di “garis depan” atau front end, seperti ATM dan komputerisiasi (sistem) Perbankan, dan beberapa kelompok lainnya bersifat ”back end”, yaitu teknologi-teknologi yang digunakan oleh lembaga keuangan, merchant, atau penyedia jasa transaksi, misalnya electronic check conversion.
Selain itu, beberapa jenis E-banking terkait langsung dengan rekening bank. Jenis E-Banking yang tidak terkait rekening biasanya berbentuk nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu (chip dalam smart card). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas transaksi, berbagai jenis E-banking semakin sulit dibedakan karena fungsi dan fiturnya semakin terintegrasi atau mengalami konvergensi.
Kali ini kita akan bahas mengenai mandiri internet yang dapat kita akses melalui situs web www.bankmandiri.co.id. Beberapa keuntungan dapat dirasakan dari layanan internet mandiri termasuk memudahkan transaksi perbankan, fitur lengkap dan gratis, keamanan berlapis:
  • Menggunakan sistem keamanan standard international dengan enkripsi SSL 128 bit (Secure Socket
  • Layer 128 bit Encryption) yang akan mengacak data transaksi
  • Pengamanan pintu akses dengan Firewall (ISP>Web Server>Data Server>Host)
  • Proses pendaftaran melalui ATM Mandiri atau Cabang Bank Mandiri
  • Proses aktivasi di www.bankmandiri.co.id dengan Access ID & Access Code
  • Mouse over Warning Access, pada saat login untuk mengingatkan web site palsu
  • Verifikasi user dengan User ID & PIN Internet Banking pada saat login
  • Auto Logoff (Session Time Out ) jika Nasabah lupa log-out
  • Seluruh aktifitas nasabah di Mandiri internet akan tercatat oleh sistem
  • Nasabah dapat melihat seluruh aktifitas yang dilakukan pada Mandiri internet selama jangka waktu
  • tertentu
  • Notifikasi melalui e-mail dan SMS* untuk setiap transaksi yang dilakukan
  • Limit transaksi per hari hingga Rp. 10.000.000,-
  • Verifikasi transaksi dengan Token PIN Mandiri, serta tidak memerlukan perangkat khusus. Syarat pendaftaran-pun mudah cukup menyerahkan bukti kepemilikan rekening kita dapat mengkases internet mandiri.
Token PIN Mandiri (lihat gambar) adalah adalah alat pengaman tambahan untuk transaksi finansial di Elektronik Banking Bank Mandiri (Saat ini baru digunakan di Mandiri internet). Token Pin Mandiri berfungsi untuk menghasilkan PIN yang selalu berganti (PIN Dinamis) untuk setiap kali nasabah melakukan transaksi finansial. PIN Mandiri digunakan sebagai otentikasi transaksi pada saat nasabah meng-eksekusi transaksi, sedangkan untuk login tetap menggunakan USER ID dan PIN Internet Banking. Satu nomor ID Nasabah hanya link ke satu nomor serial Token PIN Mandiri, sehingga sangat unique dan bisa digunakan di semua Channel e-Banking.
Pada umumnya ada dua mode pemakaian token internet banking:
  1. Mode Challenge/Response (C/R) Ini adalah mode yang paling sering dipakai ketika bertransaksi. Dalam mode ini server memberikan challenge berupa sederetan angka. Angka tersebut harus dimasukkan kedalam mesin token untuk mendapatkan jawaban (response). Kemudian pengguna memasukkan angka yang muncul pada tokennya ke dalam form di situs internet banking. Token akan mengeluarkan kode yang berbeda-beda walaupun dengan challenge code yang sama secara periodik tergantung waktu ketika challenge dimasukkan ke dalam token.
  2. Mode Self Generated (Response Only)Dalam mode ini server tidak memberikan tantangan (challenge) apapun. Token pengguna bisa langsung mengeluarkan sederetan angka tanpa harus memasukkan challenge. Seperti mode C/R, token juga mengeluarkan kode yang berbeda-beda secara periodik tergantung waktu ketika token diminta untuk menghasilkan kode self generated.
Sebenarnya jawaban yang diberikan oleh token baik dalam mode C/R maupun Self Generated(resopnse only) tidak lain adalah password juga. Namun berbeda dengan password yang anda pakai untuk login, password yang dihasilkan token ini memiliki keterbatasan untuk alasan keamanan, yaitu:
  1. Hanya boleh dipakai 1 kaliIni disebut dengan OTP (One Time Password). Setelah suatu password dipakai, maka password yang sama tidak bisa lagi dipakai untuk kedua kalinya. Dengan cara ini tidak ada gunanya menyadap password yang dihasilkan token karena password tersebut tidak bisa dipakai lagi. Namun bila password tersebut di-intercept sehingga tidak pernah sampai ke server, maka password tersebut masih berharga karena di mata server, password itu belum pernah dipakai.
  2. Hanya boleh dipakai dalam rentang waktu yang terbatas Password yang dihasilkan token memiliki umur yang sangat terbatas, mungkin antara 3-6 menit bila umurnya habis maka password itu tidak bisa dipakai, walaupun belum pernah dipakai. Nanti akan saya jelaskan mengapa password token memerlukan umur, waktu merupakan unsur yang sangat kritikal dalam sistem ini.
  3. Hanya boleh dipakai dalam konteks sempitBila password/PIN yang dipakai untuk login adalah password yang bebas konteks, dalam arti dengan berbekal password itu, anda bisa melakukan banyak hal, mulai dari melihat saldo, mengecek transaksi dan sebagainya. Namun password yang dihasilkan token, hanya bisa dipakai dalam konteks sempit, contohnya password yang dipakai untuk mengisi pulsa ke nomor 08123456789, tidak bisa dipakai untuk melakukan transfer dana. Terbatasnya konteks ini disebabkan karena untuk melakukan transaksi dibutuhkan password yang diikat oleh challenge dari server, sehingga password tersebut tidak bisa dipakai untuk transaksi lain yang membutuhkan challenge code yang berbeda. Contohnya bila challenge yang diberikan server adalah 3 digit terakhir dari nomor handphone (untuk transaksi isi pulsa), atau 3 digit terakhir nomor rekening tujuan (untuk transaksi transfer). Maka password yang dihasilkan token untuk transaksi isi pulsa ke nomor 0812555111222, akan valid juga untuk transaksi transfer uang ke rekening 155887723120222. Sebab kebetulan kedua transaksi tersebut membutuhkan password yang diikat oleh challenge code yang sama, yaitu 222 (diambil dari 3 digit terakhir). Konteks ini hanya berlaku bila password dihasilkan dalam mode C/R. Password yang dihasilkan dalam mode Self Generated, bisa dipakai dalam transaksi apa saja yang tidak meminta password dengan challenge code.
Jadi bisa disimpulkan bahwa password yang dikeluarkan token bersifat:
  1. Selalu berubah-ubah secara periodik
  2. Memiliki umur yang singkat
  3. Hanya bisa dipakai 1 kali
  4. Terbagi dalam ada dua jenis, yaitu:
  • Password kontekstual yang terikat oleh challenge code dalam mode challenge/response.
  • Password bebas konteks yang dihasilkan dalam mode self generated.
Proses Otentikasi
Seperti password pada umumnya, syarat agar otentikasi berhasil adalah:

password yang dikirimkan client = password yang disimpan di server. Dengan alasan keamanan jarang sekali server menyimpan password user dalam bentuk plain-text. Biasanya server menyimpan password user dalam bentuk hash sehingga tidak bisa dikembalikan dalam bentuk plain-text. Jadi syarat otentikasi berhasil di atas bisa diartikan sebagai hasil penghitungan hash dari password yang dikirim klien harus sama dengan nilai hash yang disimpan dalam server.   Sumber: buku panduan internet banking mandiri,  www.bankmandiri.co.id, syahmei.blogspot.com, simple-magazine.blogspot.com

Rabu, 22 Mei 2013


TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
SISTEM INFORMASI, ORGANISASI, DAN STRATEGI




KELOMPOK 3
GRACE WIJAYANI C1C011070
ENDAH LIS WIJAYATI C1C011075
AYUNURURRAMADHANI P. C1C011076
LISA KARTIKAWATI C1C011086
ROSY PUSPITASARI C1C011100


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NASIONAL
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
PURWOKERTO
2013

PEMBAHASAN
STUDI KASUS I
APAKAH IPAD MENGGANGGU TEKNOLOGI ?

Komputer tablet telah ada sebelumnya, tapi iPad terlihat berbeda dari computer tablet yang ada di pasaran. iPad memiliki layar warna 10 inci, koneksi internet WiFi yang persisten, potensi penggunaan jaringan seluler kecepatan tinggi, mmemiliki lebih dari 250.000 aplikasi yang tersedia di Apple App Store, dan memiliki fitur video, musik, teks, aplikasi  jaringan social, dan video game. Harga peluncuran iPad adalah hanya $ 499. Tantangan bagi Apple untuk meyakinkan pengguna potensial bahwa mereka perlu memiliki gadget mahal dengan fungsi terbaru seperti yang tersedia di iPad. Ini adalah tantangan yang sama yang dihadapi oleh iPhone ketika pertama kali diluncurkan. Ternyata, iPhone sukses besar dan mampu menghancurkan penjualan ponsel tradisional di seluruh dunia. Akankah iPad melakukan hal yang sama sebagai “teknologi pengganggu” untuk industri media dan konten ? IPad memiliki beberapa daya tarik untuk pengguna bisnis mobile, tetapi kebanyakan ahli percaya iPad tidak akan menggantikan laptop atau netbook. Dampak mengganggu yang pertama akan terasa di industry media dan penerbitan. IPad dan perangkat sejenis (termasuk KindleReader) akan memaksa banyak perusahaan media yang sudah ada mengubah model bisnis mereka secara signifikan. Perusahaan mungkin perlu untuk menghentikan investasi mereka di platform pengiriman tradisional (seperti kertas) dan meningkatkan investasi mereka di platform digital. IPad akan memacu orang untuk menonton TV dimanapun, bukan hanya dari televisi mereka yang ada  rumah, dan untuk membaca buku, surat kabar, dan majalah online daripada cetak. Penerbit semakin tertarik dalam e-book sebagai cara untuk merevitalisasi penjualan yang stagnan dan menarik pembaca baru. Keberhasilan Amazon Kindle telah mendorong pertumbuhan penjualan e-book lebih dari $ 91.000.000 pada kuartal pertama di tahun 2010. Akhirnya, e-book bisa mencapai 25 sampai 50 persen dari semua buku yang dijual. Amazon, penyedia platform teknologi dan distributor terbesar buku di dunia, memiliki kekuatan baru dengan memaksa penerbit untuk menjual e-book di $ 9,95, harga yang terlalu rendah untuk keuntungan penerbit. Penerbit sekarang menolak untuk memasok buku baru ke Amazon kecuali menaikkan harga, dan Amazon mulai mematuhi. IPad memasuki pasar ini siap untuk bersaing dengan Amazon dalam harga dan distribusi e-book. Amazon telah berkomitmen untuk menawarkan harga serendah mungkin, namun Apple telah mengajukan banding ke penerbit dengan mengumumkan niatnya untuk menawarkan sistem harga berjenjang, memberikan penerbit kesempatan untuk berpartisipasi lebih aktif dalam harga buku-buku mereka. Apple telah setuju dengan penerbit untuk biaya $ 12 sampai $ 14 untuk e-book, dan bertindak sebagai agen menjual buku-buku (dengan biaya 30% pada semua penjualan e-book) daripada distributor buku. Penerbit menyetujui pengaturan tersebut, tetapi khawatir akan  harga jangka panjang, dan berharap untuk menghindari skenario tersebut di mana pembaca  diharapkan membayar $ 9,99 per e-book sebagai standar. Penerbit buku juga ingin membangun hubungan dengan iPad. Banyak penerbit buku terbesar telah memutuskan untuk bekerjasama dengan perusahaan perangkat lunak seperti ScrollMotion, Inc untuk mengadaptasi buku mereka menjadi e-book. Bahkan, CEO Apple Steve Jobs merancang iPad untuk bisa digunakan di sekolah-sekolah. ScrollMotion telah memiliki pengalaman menggunakan platform aplikasi Apple untuk iPhone, sehingga perusahaan secara unik memenuhi syarat untuk mengkonversi file yang disediakan oleh penerbit ke dalam format yang dapat dibaca oleh iPad dan bahkan dengan  tambahkan fitur, seperti kamus, glossary, kuis, halaman, fungsi pencarian, dan gambar berkualitas tinggi. Koran juga tertarik akan iPad, yang merupakan cara bagi mereka untuk menyediakan konten-konten  secara online. Jika iPad menjadi sepopuler produk hit lainnya dari Apple, konsumen akan bersedia untuk membayar konten-konten yang ada di perangkat tersebut. Keberhasilan dari App Store pada iPhone dan dari iTunes music store membuktikan ini. Tapi dari pengalaman industri musik dengan iTunes memberikan kekhawatiran bagi industry music fisik . iTunes music store mengubah persepsi konsumen tentang album. Label musik terbiasa menjual 12 lagu dalam satu album daripada menjual  satu single populer. Sekarang konsumen secara  mengurangi konsumsi pembelian album secara drastis, karena konsumen lebih memilih untuk membeli dan men-download satu lagu saja. Nasib serupa mungkin menunggu media cetak, yang terdiri dari sekumpulan artikel berita, banyak yang tidak dibaca. Apple juga telah mendekati TV network dan studio film tentang penawaran akses untuk beberapa  top show dan film  mereka dengan biaya bulanan, namun perusahaan media besar tidak menanggapi tawaran Apple. Tentu saja, jika iPad menjadi cukup populer, hal tersebut akan berubah, namun saat ini jaringan media akan memilih untuk tidak membahayakan mereka dan memlih bermitra yang kuat dengan penyedia layanan TV kabel dan satelit. Dan bagaimana model bisnis Apple sendiri? Apple sebelumnya meyakini bahwa konten kurang penting daripada popularitas sebuah perangkat. Sekarang, Apple menyadari bahwa perlu konten konten berkualitas tinggi agar penawaran sebuah perangkat benar-benar sukses. Tujuan baru perusahaan adalah untuk membuat persetujuan dengan masing-masing industri media untuk mendistribusikan konten yang diinginkan pengguna dengan harga yang disepakati oleh pemilik konten dan pemilik platform (Apple). Sikap lama Apple ("Rip, burn, distribute "), yang dirancang untuk menjual perangkat di  masa lalu. Dalam kasus pengganggu teknologi, bahkan si pengganggu telah dipaksa untuk mengubah perilaku mereka.
Sumber:
Ken Auletta, "Publish atau Mati," The New Yorker, 26 April 2010; Yukari Iwatani Kane dan Sam Schechner, "Apple Races ke Konten pemogokan Penawaran Menjelang Rilis iPad, "The Wall Street Jurnal 18 Maret 2010; Motoko Kaya, "Buku-buku tentang Penawaran iPad Penerbit Harga Edge, "The New York Times, 28 Januari 2010; Jeffrey A. Trachtenberg dan Yukari Iwatani Kane, "Perusahaan Textbook Penawaran tinta untuk iPad, "The Wall Street Journal, 2 Februari 2010; NickBilton, "Tiga Alasan Mengapa IPad akan membunuh Kindle Amazon," The New York Times, 27 Januari 2010; Jeffrey A Trachtenberg, "Apple Tablet menandakan Rewrite untuk Penerbit," The Wall Street Journal, 26 Januari 2010; Brad Stone dan Stephanie Clifford, "Dengan Apple Tablet, Media Cetak Harapan untuk bayaran yang, "The New York Times,26 Januari 2010, Yukari Iwatani Kane, "Apple Membawa Big Gamble pada IPad baru, "The Wall Street Journal, 25 Januari 2010, dan AnneEisenberg, "Devices Mengambil Buku teks luar teks," The New York Times, 6 Desember 2009.
Pertanyaan studi kasus :
Mengevaluasi pengaruh penggunaan model daya kompetitif Porter’s  terhadap iPad.
Apa yang membuat iPad mengganggu teknologi ? Siapa yang akan menjadi pemenang atau pecundang jika iPad menjadi popular ? mengapa ?
Deskripsikan efek dari iPad terhadap model bisnis Apple, pembuat konten, dan distributor.
Solusi pertanyaan studi kasus :
Model daya kompetitif(competitive force model)michael Porter adalah model yang paling luas penggunaannya untuk mengerti keunggulan kompetitif.Model ini menyediakan pandangan umum terhadap perusahaan,pesaingnya dan lingkungan perusahaan. Dalam model daya kompetitif porter,posisi strategis perusahaan dan strateginya ditentukan tidak hanya oleh persaingan dengan pesaing langsung tradisionalnya tetapi juga oleh 4 kekuatan dalam lingkungan yaitu pemain di pasar,produk pengganti,konsumen dan pemasok. Model ini menyediakan pandangan umum terhadap perusahaan,pesaingnya dan lingkungan perusahaan

Pesaing Tradisional
Pesaing tradisional memperkenalkan produk dan jasa baru untuk menarik pelanggan sehingga pelanggan lebih tertarik untuk membeli produk mereka.Dengan adanya produk dan jasa baru merek mereka lebih dapat mampu bersaing dengan perusahaan lain. Dengan semakin bertambahnya perusahaan dan dengan adanya ide ide baru yang membuat perusahaan lebih maju,berkembang dan meningkatnya mutu serta kualitas perusahaan maka konsumen akan lebih tertarik karena perusahaan bisa memberikan kepuasan kepada konsumen.


Pemain Baru Di Pasar
Di zaman yang semakin maju sekarang ini perusahaan baru dapat dengan mudahnya memasuki pasar.Karena perusahaan baru memiliki ide-ide yang lebih kreatif yang dapat menarik perhatian pelanggan sehingga pelanggan berminat untuk membeli produk mereka.Keuntungan perusahaan baru adalah dapat memperkerjakan karyawan baru yang lebih muda dengan tenaga yang lebih besar tetapi tidak dengan gaji yanng terlalu besar.Keuntungan lainnya adalah perusahaan beru dapat hadir dengan merek baru yang dapat menarik konsumen sehingga konsumen lebih tertarik tidak seperti pesaing tradisional atau pabrik lama yang harus terbebani dengan merek lama,usang dan tidak "fresh" sehingga para konsumen kurang tertarik lagi untuk membelinya.Kerugiannya adalah dengan membangun pabrik baru sehingga perusahaan memerlukan dana yang lebih besar untuk membangun pabrik baru tersebut sehingga perusahaan memerlukan dana yang lebih besar untuk membeli mesin karena perusahaan baru harus membeli peralatan baru yang lebih bagus sehingga peralatan tersebut berharga mahal jadi perusahaan harus bergantung pada pendanaan dari luar.Karena memakai tenaga kerja muda maka perusahaan memiliki angkatan kerja yang kurang berpengalaman dan karena perusahaan memiliki merk baru maka perusahaan belum memiliki pelanggan tetap karena jika memakai merk lama otomatis perusahaan tersebut sudah mempunyai pelanggan tetap.
 Contohnya cukup mudah untuk memulai bisnis kafe dengan membuat sebuah usaha warnet,karena jika memulai usaha warnet memerlukan dana yang besar dan alat yang lebih rumit dan memerlukan orang-orang yang mengerti komputer sedangkan jika memulai usaha warnet hanya memerlukan koki dan tidak membutuhkan dana yang terlalu besar.

Produk Dan Jasa Pengganti

Di zaman yang semakin canggih ini banyak barang pengganti yang akan menggantikan fungsi barang pokok jika suatu saat nanti barang pokok yang diperlukan harganya semakin tinggi sehingga pelanggan tidak mampu untuk membeli barang tersebut.Dengan semakin canggih teknologi maka barang pengganti akan semakin banyak.
Contohnya lewat media internet kita dapat langsung membeli buku tanpa harus pergi ketoko buku

Pelanggan
Keuntungan perusahaan bergantung pada banyaknya pelanggan yang membeli produk mereka karena dengan semakin banyaknya pelanggan yang membeli produk mereka maka semakin besar keuntungan yang didapat.Untuk menarik pelanggan perusahaan harus memiliki ide-ide kreatif agar para pelanggan tertarik membeli produk mereka.Dengan teknologi yang semakin canggih Pelanggan dapat dengan mudahnya mengetahui harga melalui internet.Sebagai contoh pelanggan yang ingin membeli alat olahraga dapat dengan mudahnya melihat harga alat olahraga tersebut melalui internet jadi mereka tidak perlu lagi pergi ketoko olahraga.

Pemasok
Pemasok berdampak besar bagi perusahaan karena dengan adanya banyak pemasok yang dimiliki perusahaan maka semakin besar kendali yang dapat dijalankan perusahaan atas pemasok seperti dalam bentuk harga,kualitas dan jadwal pengiriman.Sebagai contoh usaha restoran seafood hampir selalu memiliki pemasok komponen utama seperti seafood segar yang setiap hari harus dipasok dari berbagai daerah.
  iPad mengganggu teknologi dikarenakan iPad merupakan sebuah bentuk inovasi kreatif Apple yang berbeda dan lebih baik dari teknologi komunikasi yang telah ada sebelumnya.Disebut pula mengganggu teknologi karena mampu menggantikan beberapa perangkat teknologi yang ada sekaligus,yaitu mampu menggantikan televise tradisional menjadi teknologi televise jaringan,menggantikan kebiasaan membaca melalui media cetak seperti kertas menjadi E-book yang lebih praktis dibawa dan dibaca dimana saja,menggantikan teknologi music store fisik menjadi music store online dimana mampu mendownload lagu secara satuan tidak per album yang tentu akan lebih diminati konsumen,dan teknologi dalam perangkat iPad diharapkan mampu menggantikan fungsi laptop atau netbook di masa mendatang.
  Jika iPad menjadi popular maka yang menjadi pemenang dalam hal ini tentunya iPad sendiri beserta software seperti yang dimiliki ScrollMotion karena gaya masyarakat dalam membaca akan berubah dari membaca buku secara fisik menjadi menggunakan e-book,juga situs penjualan music online seperti iTunes,tv online,dan newspaper online,juga penjual buku online seperti amazon atau apple itu sendiri.Yang menyebabkan mereka menjadi pemenang karena selera konsumen yang membeli iPad akan menuntut teknologi online untuk memenuhi kebutuhannya sehingga situs penjual aplikasi online akan laku di pasaran. Sementara yang kalah adalah music store fisik yang mempertahankan penjualan album padahal ada teknologi online untuk mendownload lagu yang dibutuhkan,media cetak yang menjual Koran dengan berbagai kumpulan artikel yang belum tentu dibaca semua artikelnya akan kalah dari Koran online,dan buku buku cetak akan kalah dari e-book yang memiliki keunggulan pada kepraktisan dan fitur fitur pendukungnya
 Sekarang, Apple mengerti bahwa perlu konten berkualitas tinggi dari semua jenis media itu menawarkan pada perangkat untuk menjadi benar-benar sukses. Tujuan baru perusahaan adalah untuk membuat kesepakatan dengan masing-masing industri media untuk mendistribusikan konten yang pengguna ingin menonton dengan harga disetujui oleh pemilik konten dan pemilik platform (Apple). Sikap lama dari Apple ("Rip, membakar, mendistribusikan"), yang dirancang untuk menjual perangkat adalah sesuatu dari masa lalu.Dalam kasus ini mengganggu technologi, bahkan pengganggu telah dipaksa untuk mengubah perilaku mereka.